You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
885 Personel akan Awasi Proses Pemotongan Hewan Kurban
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

885 Personel akan Awasi Proses Pemotongan Hewan Kurban

Sebanyak 885 personel dari Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan‎ (DKPKP) DKI Jakarta akan dikerahkan ke lokasi-lokasi pemotongan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriah besok.


Personel tersebut ditugaskan untuk membantu memeriksa dan mengawasi proses pemotongan hewan, mulai dari hasil dari potongan, pembuangan darah hingga kotoran hewan di lokasi-lokasi pemotongan.

Jokowi Sumbang 3 Ekor Sapi untuk DKI

"Besok kita kerahkan 885 personel. Hari ini kita sudah terjunkan personel seperti di Jakarta Selatan, karena ada banyak jemaah Muhammadiyah yang potong kurban," kata Darjamuni, Kepala DKPKP DKI saat dihubungi, Rabu (23/9).

Pihaknya, kata Darjamuni, telah mengecek kesehatan hewan kurban di 1.174 lokasi penampungan hewan kurban. Terhitung ada sekitar 18 ribu ekor sapi, 52 ribu ekor kambing, 8 ribu ekor domba dan 600 ekor kerbau yang diperiksa.

"Itu yang sudah kita periksa. Besok kita akan terjun lagi di lokasi-lokasi pemotongan," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, tambah Darjamuni, sebanyak 258 ekor hewan tidak diperbolehkan untuk dijadikan hewan kurban karena tak cukup umur dan cacat seperti patah tulang dan kuping berkondisi terbelah.

"‎Ada juga hewan kurban yang stres, pilek, sakit mata dan mengalami penyakit ringan lainnya. Tapi sudah ditangani. Kita kasih vitamin dan obat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati